NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 8

Home Articles & News NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 8
NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 8
08 APR 2017, 09:52 WIB
Oleh: Administrator | Article

Telah dibaca 89 kali

22. Dhamma akan muncul pada orang yang ‘ingin lakukan, tapi tidak melakukannya’, ‘ingin ucapkan, tapi tidak mengucapkan’, ‘ingin makan, tapi tidak makan’ ‘ingin tidur, tapi tidak tidur’, orang-orang ini harus memaksa (batin), dhamma akan muncul dalam orang yang berlatih secara demikian

23. Prinsip dari agama Buddha ini memiliki titik akhir, yaitu jalan terbebas dari penderitaan, tidak berputar-putar mati-lahir, disimpulkan bahwa renungkanlah agar melihat sesuai dengan kebenaran, ; ketika telah melihat sesuai dengan kebenaran, akan muncul ‘kejenuhan’ dalam batin kita, orang yang merenungkan. Magga phala nibbāna bukan ada di mana, namun ada di dalam batin. Kebahagiaan sejati bukan ada di mana, namun ada di batin ; oleh karena itu mengenai kebahagiaan – penderitaan, bagaikan kebodohan – kecerdasan (kebijaksanaan) yang ada di mana ? Ada di titik yang sama ; ketika kita belajar, kebodohan akan lenyap, kecerdasan akan muncul untuk menggantikannya.

24. Sang Buddha bersabda agar kita memikirkan ……..merenungkan sesuai dengan kebenaran, melihat aniccaṁ – tidak kekal, dukkhaṁ - merupakan penderitaan, anattā – bukan aku (diri) bukan milikku….. lihat di batin, tahu di batin, melepas di batin, terbebas di batin.

(Administrator - Article)