NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 4

Home Articles & News NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 4
NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 4
17 MAR 2017, 15:02 WIB
Oleh: Administrator | Article

Telah dibaca 64 kali

10. Jika melakukan perbuatan jahat, perbuatan jahat itu akan mengajak pelakunya secara bertahap, terlahir menjadi binatang, menjadi gajah, kuda, sapi, kerbau, babi, anjing, bebek, ayam; semua bisa terjadi dengan kesadaran (vinnana) ini ; oleh karena itu, ketika telah merenungkan dan melihatnya, berputar-putar lahir – mati ini amat menakutkan, vatta samsara

11. Menjadi anak Sang Buddha, haruslah mendengarkan, memperhatikan (ajaranNya), menyadar-kan sendiri agar menjadi orang baik, hal yang tidak baik, janganlah dilakukan, karena jika melakukannya akan membuat diri sendiri dan orang lain menjadi gelisah dan kawatir. Jika telah melakukan kebaikan, yang ada hanyalah keteduhan, kebahagiaan ; kapanpun memikirkannya, batin kita adem(damai) dan bahagia.

“ Dhamma adalah kebenaran, kepastian ; kebaikan disebut Dhamma. Lokiyadhamma yaitu dhamma adat istiadat, dhamma duniawi, ini merupakan suatu Dhamma. Sedangkan lokadhamma yaitu orang yang praktik latihan demi untuk terbebas dari dunia, yaitu magga. Patipada ada 8. Magga, magga hanya satu, tetapi magga ada 8 unsur.”

Luangpu Bunmi Paripunno (Wadpa Na-khun)(Wat Pa Nakhun)

 

12. Di dunia ini, kita tidak dapat membawa serta apapun juga, kecuali kebaikan dan kejahatan (punna dan papa)……… segala sesuatu yang kita cari, uang, harta kekayaan, sanak famili, kakak-adik, teman-teman, semua harus ditinggalkandi dunia ini, tidak dapat dibawa…….. inilah dasar dari agama Buddha, bukan melepas yang lain, bukan meletakkan yang lain, namun melepas di batin kita sendiri.

(Administrator - Article)