NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 21

Home Articles & News NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 21
NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 21
20 APR 2017, 15:44 WIB
Oleh: Administrator | Article

Telah dibaca 65 kali

63. Jangan tidak peduli, jangan berpikir bahwa orang yang berada dekat itu menjadi orang yang memelihara ayah ibu, saya berada jauh, bukan tugas saya (untuk memelihara ayah-ibu); ini tidak benar. Ayah ibu merupakan tugas dari setiap anak, yang akan memelihara, harus bertanggung-jawab, setiap anak memikulnya bersama. Janganlah kita berpikir bahwa orang itu mendapatkan warisan yang banyak, orang ini mendapatkan sedikit, orang itu ayah-ibu cintai, orang ini ayah ibu tidak cinta ; jangan berpikir demikian, ayah ibu mencintai semua anaknya

64. Siapapun yang akan baik, akan buruk bagaimanapun, ini merupakan urusannya. Tetapi kita harus memiliki pikiran (batin) yang merupakan guṇadhamma (nilai-nilai dhamma)……. merupakan dhammadan harus mengumpulkan kebaikan (kebajikan) masuk ke dalam batin, batin akan menjadi luhur sedikit demi sedikit.

“Batin mana yang tidak mengetahui batin, batin itu semakin bertemu bahaya

Semakin lama semakin bertemu bahaya, hingga akhir hayat juga tidak bertemu kebahagiaan”

“Berbuat salah, setiap orang mengalaminya

Karena orang baik kemungkinan berasal dari orang jahat

Orang jahat berasal dari orang baik itu sendiri”

Luangpu La Khemapatto

 

65. Jagalah batin, agar memiliki sati sampajañña di dalam batin, jangan berpikir atau berbicara sesuatu yang jahat, jagalah batin saja.

“ Baik, yang baik adalah diri sendiri, tidak sampai ke diri kita.

“ Orang sejati, tenang bagaikan daun. Orang yang (hanya) bisa bicara itu tidak sejati”

Khun Meici Kew Sianglam

(Administrator - Article)