NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 15

Home Articles & News NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 15
NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 15
20 APR 2017, 15:30 WIB
Oleh: Administrator | Article

Telah dibaca 42 kali

43. Persiapan yang baik untuk bersandar (bergantung) pada diri sendiri, harus dilakukan saat kita masih berusia muda dan kuat, karena kita tidak dapat menghindar dari hukum aniccaṁ, kita akan menghadapi usia tua, sakit dan kematian pada akhirnya

44. Dhamma untuk perumah tangga amatlah banyak, perlakuan terhadap ayah ibu, perlakuan terhadap putra-putri, perlakuan terhadap bawahan (anak buah), perlakuan terhadap teman yang merupakan mitra, harus bagaimana ? Sang Buddha telah mengajarkan semuanya. Jika kita telah mempelajarinya, kita dapat mengetahui bahwa dhamma – ajaran sang Buddha, mengajarkan dengan detail, mengajarkan kita untuk introspeksi. Siapapun yang praktik mengikutinya akan tenang, adem(damai), bahagia ; pergi ke manapun, berada di manapun, berbicara, berpikir, melakukan sesuatu didasari oleh alasan (sebab akibat). Namun jika kita berjalan sendiri, menyimpang dari jalur, sang Buddha mengajarkan untuk melakukan begini, kita melakukan begitu, guru-guru mengajarkan begini, kita melakukan begitu, jika menjadi perumah tangga, juga menjadi perumah tangga yang berjalan di jalur sendiri, keluar dari yang seharusnya ; menjadi upāsikā yang menyimpang jalur ;menjadi bhikkhu samaṇera menyimpang jalur, tidak mengikuti jalur dhamma – ajaran sang Buddha ; jika sudah menyimpang, maka akan sia-sia saja. Karena itu introspeksi diri sendiri, tentang sīla harus dijaga, jasmani dan ucapan harus apik, inilah yang disebut sīla.

 

45. Tanya pada diri sendiri, bahwa esensi dari kehidupan itu apa ? Hal yang bermanfaat bagi hidup itu apa ? Hidup kita akan berlangsung berapa lama ?  Kebahagiaan sejati yang selayaknya kita genggam itu apa ? Prinsip-prinsip dalam menjalani hidup, yang selayaknya kita pegang itu apa ? Kita akan memegang apa sebagai jalan untuk terbebas dari penderitaan ?

(Administrator - Article)