NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 11

Home Articles & News NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 11
NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 11
17 APR 2017, 10:50 WIB
Oleh: Administrator | Article

Telah dibaca 78 kali

31. Merawat ayah-ibu, merupakan tugas kita masing-masing……janganlah berpikir bahwa orang itu dicintai ayah-ibu, orang ini tidak dicintai ayah ibu, jangan berpikir demikian ; ayah ibu mencintai kita semua, tetapi tidak bisa sama semua, bagaikan jari tangan, ada yang pendek, ada yang panjang, tidak sama semua, namun kita mencintai semua jari kita

32. Kumpulkanlah kebajikan untuk ditempatkan ke dalam batin. Prinsip agama Buddha : setelah meninggal, tidak hilang begitu saja. Setelah meninggal, pasti lahir lagi. Hal-hal yang tidak baik, janganlah dipikirkan, janganlah diucapkan, janganlah dilakukan. Yang mana yang baik, kita tahu tidak …. Ini baik. Yang mana yang buruk (jahat), kita tahu tidak …. Ini buruk (jahat). Jika sudah berpikir jahat, bagaimana bisa melakukan yang baik, pastilah digiring untuk melakukan hal-hal yang jahat, mengucapkan hal-hal yang buruk. Kalian, janganlah menjadi orang berpikir satu macam, tapi melakukan macam yang lain, mengucapkan macam yang lain. Kiralah anda sekalian berpikir baik, berbuat baik, berbicara baik. Jika kita sudah berpikir baik, perbuatan dan ucapannya pun akan baik. Perbuatan baik harus dimulai dari diri sendiri.

33. Jika gelap batinnya, berpikir bahwa diri sendiri tidak akan meninggal, apapun yang ada di cakrawala, dengan serakah menginginkannya semua agar menjadi milik diri sendiri. Tetapi jika kita merenungkan jasmani ini bahwa suatu hari nanti kita harus meninggal, maka kita tidak akan serakah, tidak akan gelap batinnya.

(Administrator - Article)