ALL ARTICLES & NEWS

Sangha Metta Arama
Branch Wat Pa Nacamnoi (Sangha Theravada Dhammayut)
Bogor Jawa Barat, Indonesia
di bawah Yayasan Luangta Maha Boowa Nyanasampanno

Home Articles & News
Meditasi Berjalan
12 SEP 2017

Meditasi Berjalan

Oleh: Administrator | Article

"Para bhikkhu, ada lima manfaat dari meditasi berjalan ini. Apakah lima ini? Seseorang menjadi mampu melakukan perjalanan; ia menjadi mampu berusaha; ia menjadi sehat; apa yang ia makan, minum, konsumsi, dan kecap dapat dicerna dengan baik; konsentrasi yang dicapai melalui meditasi berjalan bertahan lama. Ini adalah kelima manfaat dari meditasi berjalan."

  • Read More
    08 AUG 2017

    Dhammatalk Bapak Cornelis Wowor

    Oleh: Administrator | News

    Setiap hari Minggu

    Pukul 14.00-16.00 WIB

    di Sangha Metta Arama

    Mohon konfirmasi apabila ingin hadir. Waktu dapat berubah sewaktu-waktu

  • Read More
    20 MAY 2017

    Pesan Dhamma Waisak dan Peringatan Pencapaian 72 Tahun Luangpo Inthawai Santussako

    Oleh: Administrator | News

    Pesan Dhamma Waisak 2561 BE
    & Memperingati Pencapaian 72 tahun
    Luangpo Inthawai Santussako

    Kamis, 25 Mei 2017

    REVISI
    jam 08.00 - selesai
    Grand Mercure Jakarta Kemayoran​
    Magnolia Grand Ballroom lt.5

  • Read More
    Waisak 2561 BE Bersama Luangpo Inthawai Santussako
    03 MAY 2017

    Waisak 2561 BE Bersama Luangpo Inthawai Santussako

    Oleh: Administrator | News
    Waisak Bersama Luangpo Inthawai Santussako
    Sabtu 27 mei 2017 jam 7 pagi
    @Sangha Metta Arama
    Jalan PWRI Kp. Jati Desa Tonjong
    Kab. Bogor
    (Dekat Vihara Sian Jin Ku Poh dan Vihara Buddha Dharma & 8 Pho Sat - Buddha Tidur)
     
  • Read More
    20 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 23

    Oleh: Administrator | Article

    70. Akataṁ dukkhataṁ seyyo, pacchā tappati dukkhataṁ : perbuatan jahat, lebih baik tidak dilakukan, karena perbuatan jahat ketika telah dilakukan, akan memberi buah (akibat) sebagai kegelisahan (ketidak-tenangan) dibelakang (kemudian hari). Sesuatu yang tidak baik, janganlah dilakukan. Kita telah berbuat baik, bagaimana akan dapat jahat. Jika kita telah berbuat jahat, bagaimana bisa dapat yang baik. Kita dapat melakukan perbuatan yang tidak baik, ataupun yang baik, tidak ada siapapun yang tahu, lebih daripada diri sendiri

  • Read More
    20 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 22

    Oleh: Administrator | Article

    66. Bertanyalah pada diri sendiri selalu bahwa ….. cukup belum, memadai belum, benar belum, cocok belum, harus tanya selalu, jika bertanya pada diri sendiri seperti demikian, kita akan berada pada kondisi ‘tidak lengah’ terhadap diri sendiri

  • Read More
    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 21
    20 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 21

    Oleh: Administrator | Article

    63. Jangan tidak peduli, jangan berpikir bahwa orang yang berada dekat itu menjadi orang yang memelihara ayah ibu, saya berada jauh, bukan tugas saya (untuk memelihara ayah-ibu); ini tidak benar. Ayah ibu merupakan tugas dari setiap anak, yang akan memelihara, harus bertanggung-jawab, setiap anak memikulnya bersama. Janganlah kita berpikir bahwa orang itu mendapatkan warisan yang banyak, orang ini mendapatkan sedikit, orang itu ayah-ibu cintai, orang ini ayah ibu tidak cinta ; jangan berpikir demikian, ayah ibu mencintai semua anaknya

  • Read More
    20 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 20

    Oleh: Administrator | Article

    60. Dhamma yang tertinggi adalah memotong batin, memotong kekotoran batin (kilesa) yaitu memotong batin, memotong nafsu keinginan (rāga), kebencian (dosa) kebodohan batin (moha), ini semua dipotong di batin, bukan di yang lainnya

  • Read More
    20 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 19

    Oleh: Administrator | Article

    57. Jika batin tidak menjadi samādhi, kita akan merenungkan, apakah bisa ? … bisa. Kita duduk berkendaraan pergi, melihat babi, anjing, burung gagak, ayam, gajah, kuda, sapi, kerbau, manusia meninggal di jalan ; kita melihat anjing mati di jalanan, kitabawa ke diri kita sendiri, eh…… ini juga merupakan unsur (dhātu), merupakan kelompok kehidupan (khandha), akan mati, tidak berapa lama lagi saya juga akan mati. Kita memikirkannya, memperbandingkan jasmani kita dengan jasmani semua makhluk, ini juga merupakan pemikiran, dapat direnungkan juga, tapi  ingin sungguh-sungguh secara mendalam, inipun merupakan jalan yang diambil, yang dipikirkan, benar ? Memang begitulah sejatinya, selanjutnya ketika kita mengkompilasinya  ke dalam yaitu batin yang akan memutus tuntas kilesa, juga merupakan batin ini lagi. Ketika kita merenungkannya beberapa kali, hingga mengetahui dengan jelas, sudah melihat dengan sebenarnya sesuai dengan kebenaran, di sinilah kekotoran batin dapat diputus dengan tuntas

  • Read More
    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 18
    20 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 18

    Oleh: Administrator | Article

    53. Kegelapan batin (avijja)  ada di dalam batin kita, yaitu kekotoran batin, jika merenungkan apapun, memikirkan apapun, melakukan apapun, melakukan sesuatu dipandu oleh saṅkhāra dan saññā ; tetapi ‘asal mula’ yang sebenarnya, asal mula dari segala sesuatu berada di batin, bukan yang lain.

  • Read More
    20 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 17

    Oleh: Administrator | Article

    49. Saddha pāramī (kesempurnaan keyakinan), jika digunakan pada jalan yang salah, akan menimbulkan kerugian. Demikian pula dengan kebijaksanaan, jika kebijaksanaan (digunakan untuk) banyak berpikir, membentuk, memunculkan, keluar dari jalur, melebihi batas, akan dapat menimbulkan kerugian. Bersemangat juga demikian, jika banyak bersemangat, bersemangat keluar dari jalur, bersemangat untuk membunuh, bersemangat untuk merampas, mencuri dari orang lain, bersemangat seperti demikian juga merugikan. Miliki kesadaran (sati) bersama diri sendiri sepanjang waktu, mengetahui diri sendiri sepanjang waktu, ini tidak rugi. Orang yang memiliki kesadaran (sati) bersama dirinya, bagaikan orang yang menjaga rumah sepanjang waktu.

  • Read More
    20 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 16

    Oleh: Administrator | Article

    46. Begitu, begini tidak baik. Yang begitu , memang begitu adanya. Yang begini, memang begini adanya. Disimpulkan bahwa batin kita yang menyalahkan semua, menciptakan ‘topik’, memikirkan, membentuk, jadi membingungkan tidak ? Menghias dunia, ingin seluruh dunia ini seperti yang kita inginkan, karenanya menjadi sibuk. Jika sudah melihat diri sendiri, maka akan terungkap, kita akan mengetahui akan menuju jalan yang mana, batin membentuk kearah mana. Batinnya suram atau bersinar – murni; kita dapat mengetahuinya. Jika puas hati, ini merupakan suatu corak, jika tidak puas, juga merupakan suatu corak, keduanya berasal dari batin, melenceng dari kesadaran (sati), kita bisa keburu menangkapnya

  • Read More
    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 15
    20 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 15

    Oleh: Administrator | Article

    43. Persiapan yang baik untuk bersandar (bergantung) pada diri sendiri, harus dilakukan saat kita masih berusia muda dan kuat, karena kita tidak dapat menghindar dari hukum aniccaṁ, kita akan menghadapi usia tua, sakit dan kematian pada akhirnya

  • Read More
    20 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 14

    Oleh: Administrator | Article

    40. Maraṇaṁ me bhavissati : mengingat akan kematian selalu, jika orang mengingat akan kematian, tidak tersesat, tidak lupa diri ; akan tahu tepat waktunya

  • Read More
    18 APR 2017

    NASEHAT DHAMMA AJARAN LUANGPO INTHAWAI SANTUSSAKO Part 13

    Oleh: Administrator | Article

    37. Jika kita telah mempersiapkan segalanya untuk meninggalkan dunia ini, tidak ada hutang pada siapapun, batin akan meninggalkan jasmani dengan keberanian, tidak gelisah, tidak tegang, tidak kawatir, memiliki kesadaran dan kebijaksanaan (sati-paññā) saat akan meninggal, dengan kesiapan yang sesungguhnya

  • Read More